Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Sumber Gambar : Biro pemerintahan dan otonomi daerahWakil Gubernur Banten memimpin jalannya Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX, dalam pidatonya Wakil Gubernur mengatakan: "Selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-XXX. Momentum ini menjadi pengingat penting akan komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang mandiri, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima serta kerjasama pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus selalu bersinkronisasi.
Wakil Gubernur juga menyampaikan pesan dari Menteri Dalam Negeri: "Bahwa pelaksanaan otonomi daerah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti belum optimalnya sinkronisasi perencanaan dan penganggaran, birokrasi yang belum sepenuhnya berorientasi pada hasil, ketergantungan fiskal daerah terhadap pusat, rendahnya kerja sama antar daerah, masih adanya ketimpangan layanan dasar, serta kerentanan daerah terhadap krisis ekonomi, pangan, dan bencana alam. Oleh karena itu, diperlukan penguatan tata kelola pemerintahan yang modern, inovatif, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemerintah juga menekankan pentingnya fokus pada swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, peningkatan pendidikan dan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, reformasi birokrasi, serta pemerintahan yang bersih dan transparan. Daerah diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan pusat, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan lokal.
Di akhir sambutan, Menteri Dalam Negeri melalui Wakil Gubernur Banten mengingatkan agar seluruh kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari Otonomi Daerah, dilaksanakan secara sederhana, efisien, dan mengutamakan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat otonomi daerah diharapkan terus menjadi pendorong dalam mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia secara adil dan merata".