Porto
  • Profil
    • SEJARAH
    • KATA SAMBUTAN
    • Visi dan Misi
    • STRUKTUR ORGANISASI BIRO PEMERINTAHAN DAN OTDA
    • PROFIL KEPALA BIRO PEMOTDA SETDA PROVINSI BANTEN
    • PROFIL PEJABAT STRUKTURAL BIRO PEMOTDA SETDA PROVINSI BANTEN
    • TUGAS POKOK DAN FUNGSI BIRO
  • PPID
    • INFORMASI BERKALA
    • INFORMASI SERTA MERTA
    • INFORMASI SETIAP SAAT
    • PROFIL SINGKAT PPID
    • Visi Misi PPID
    • STRUKTUR PPID
    • TUGAS DAN FUNGSI PPID
    • SOP PPID
    • Permohonan Informasi
    • Website Bantenprov
    • Whistle Blowing System
    • Banten Satudata
    • SAMBAT (Samsat Banten Hebat)
    • E-Banten
  • Berita
  • LAYANAN PUBLIK
    • ALUR PERMOHONAN INFORMASI PUBLIK
    • PROSEDUR LAYANAN INFORMASI MELALUI WEBSITE PPID
    • PROSEDUR PELAYANAN KEBERATAN INFORMASI PUBLIK
    • PERMOHONAN INFORMASI ONLINE
    • PERMOHONAN PENGAJUAN KEBERATAN ONLINE
    • FORMULIR PERMOHONAN INFORMASI
    • FORMULIR KEBERATAN INFORMASI PUBLIK
    • SP4N LAPOR
  • USULAN DOB
    • Calon Kabupaten Cilangkahan
    • Calon Kabupaten Cibaliung
    • Calon Kabupaten Caringin
  • GALLERY
  • Program dan Kegiatan
  • SAKIP

Kecerdasan Buatan sebagai Pedang Bermata Dua dalam Pendidikan

Kecerdasan Buatan sebagai Pedang Bermata Dua dalam Pendidikan

 24 Sep 2024   1842 dilihat
Sumber Gambar : Ilustrasi kecerdasan AI. Design @macrovector by freepik

Kecerdasan Buatan atau AI (Artificial Intelligence) kini mulai banyak digunakan di dunia pendidikan untuk membantu proses belajar mengajar. 

Dalam laman Pusat Pengembangan Guru (PPG) Kemendikbudristek turut dijelaskan, AI adalah teknologi yang memungkinkan komputer melakukan tugas-tugas yang biasanya dilakukan manusia, contoh penggunaan AI antara lain sebagai asisten pribadi digital, kendaraan otonom, rekomendasi produk, chatbot, dan diagnosis kesehatan. 

Akan tetapi, dalam dunia pendidikan, AI banyak digunakan siswa dan guru untuk membantu pekerjaan mereka dalam kegiatan belajar-mengajar. Penggunaan AI ini diharapkan bisa membuat pembelajaran lebih efisien dan membantu siswa belajar dengan cara yang lebih baik.

Baca juga:  Desa Sadar Hukum di Banten Bertambah 125, Pj Gubernur: Perkuat Pemahaman Masyarakat

Dilansir dari Artifical Intelligence Center Indonesia, AI membawa banyak manfaat bagi siswa dan guru. Salah satu manfaat utamanya adalah membuat pembelajaran lebih personal, artinya setiap siswa bisa belajar sesuai dengan kecepatan dan cara mereka masing-masing.

Misalnya, aplikasi atau platform belajar berbasis AI dapat memberikan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan memberikan umpan balik secara langsung. Ini sangat membantu siswa yang membutuhkan perhatian lebih, tanpa mengganggu siswa lain yang bisa belajar lebih cepat. 

Baca: Kenali Penyebab Gagal Ginjal dan Ciri-cirinya

AI juga membantu guru dengan mengurangi beban tugas administratif, seperti menilai tugas atau mengidentifikasi siswa yang memerlukan bantuan tambahan, dengan demikian, guru dapat lebih fokus pada mengajar dan membimbing siswa.

IT Governance Indonesia turut menanggapi penggunaan AI dalam pendidikan yang memiliki dampak negatif sehinggu perlu dipertimbangkan ketika menggunakannya. Penggunaan AI biasanya digunakan siswa untuk mencari jawaban dengan cepat. 

Dampak penggunaan AI yang kebablasan diantaranya; Pertama, jika siswa terus-menerus menggunakan AI untuk menyelesaikan tugas atau ujian, mereka tidak akan mengembangkan keterampilan dasar seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah. Siswa akan melewatkan kesempatan untuk benar-benar memahami materi pelajaran. 

Baca :

Bijak Bermedia Sosial Jelang Pilkada Serentak 2024

Selain itu, AI yang dapat menghasilkan jawaban dengan cepat, memudahkan penipuan akademis, memungkinkan siswa mendapatkan nilai tinggi tanpa usaha yang sebenarnya dan lain sebagainya. 

Ini membuat dunia akademik tercoreng marwahnya dan mengurangi kualitas pembelajaran, karena siswa tidak menerapkan teori pembelajaran dalam implementasi tugasnya. 

Ketergantungan pada AI juga bisa berdampak jangka panjang, menghambat siswa dalam dunia kerja yang memerlukan keterampilan praktis dan pemecahan masalah. Ditambah lagi, integritas pendidikan yang mengajarkan kejujuran, moral dan etika dapat terpengaruh karena siswa mungkin lebih sering menyontek atau meniru karya orang lain. 

Maka, penting untuk membuat kebijakan yang memastikan AI digunakan sebagai alat bantu, bukan pengganti, dan menekankan pentingnya kejujuran dalam dunia pendidikan.

Untuk memastikan bahwa penggunaan AI di ranah pendidikan tetap aman dan bermanfaat, pemerintah sedang merumuskan kebijakan dan aturan yang melindungi hak-hak siswa, seperti privasi data dan bagaimana AI seharusnya digunakan. 

Kebijakan ini penting untuk mendorong inovasi agar tetap menjaga keamanan dan etika penggunaan teknologi.

Disamping positif dan negatifnya, AI memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan, membuat proses belajar mengajar lebih menarik, merata, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. 

Namun, penting juga untuk memahami dampak buruk dan tantangan yang ada agar AI bisa dimanfaatkan dengan cara yang aman dan bertanggung jawab. (Rizal/MGNG).

Artikel lainnya bisa diakses di sini 

 

 

Sumber: 
1. PPG Kemendikbud
2. IT Governance Indonesia
3. Artificial Intelligence Center Indonesia
4. Kemenko PMK.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Prihatin Atas Musibah KH Ahmad Fudholi, Wagub Dimyati: Mari Doakan Beliau Segera Pulih
  • Pemprov Banten Terapkan Belajar dari Rumah Selama 3 Hari Mulai 7 September
  • Pemerintah Provinsi Banten Terapkan PJJ di Seluruh Satuan Pendidikan Selama 3 Hari
  • Lindungi Siswa dari Ancaman ISPA Vulkanik, Gubernur Banten Andra Soni Perpanjang PJJ
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Andra Soni Minta Warga Waspada dan Pakai Masker
  • Memotivasi 4.966 Mahasiswa Baru Uniba, Gubernur Banten Andra Soni Dorong Generasi Muda Miliki Growth Mindset
  • Pencarian Hari Kedelapan Sisir Selat Sunda, Tim SAR Belum Temukan Keberadaan Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal
  • Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
  • Gubernur Banten Andra Soni Minta Pencarian 8 Orang Hilang Dilanjutkan, Basarnas Tambah Waktu 3 Hari
  • Hari Keenam Pencarian, Gubernur Banten Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: 262
Pengunjung Kemarin: 270
Pengunjung Bulan ini: 32.880
Total Hits: 396.024
Total Pengunjung: 3.587.218

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.